Paraparatv.id |Jayapura| Terkait dengan maraknya tambang ilegal di Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Bupati Pieter Gusbager mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini dia akan ke Jakarta untuk menemui Direkter Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Dia mengungkapkan dalam pertemuan itu nantinya dia akan meminta agar sekiranya kementerian tersebut dapat memberikan ijin resmi pemerintah daerah setempat dapat mengelola hal tersebut
Kata dia, dari sekian banyak aktivitas pertambangan yang dilakukan disana hanya baru satu tambang saja yang memiliki ijin resmi.
“Yang lain itu ilegal. Jadi nanti kalau koperasi kita sudah diberikan ijin untuk mengelola itu, makan para penambang ilegal ini akan kita tertibkan semua, supata tidak ada kerusakan lingkungan yang terjadi di Senggi dan sekitarnya” kata Pieter saat ditemui media ini di Abepura, Kota Jayapura, Rabu (16/06).
“Dari laporan yang saya terima baru satu yang punya ijin pengelolaan pertambangan rakyat” tambahnya.
Selain itu, tujuannya meminta ijin kepada Kementerian ESDM agar masyarakat yang ada di Distrik Senggi dan sekitarnya dapat memiliki legalitas dalam mengelola Pertambangan Rakyat.
“Supaya masyarakat bisa mandiri mengelola tambang milik mereka sendiri” ucapnya.
Meski sedang memperjuangkan hal itu Pieter juga berpesan agar sekiranya masyarakat yang sudah memiliki Ijin Pertabangan Rakyat (IPR) untuk tetap dapat memperhatikan lingkungan.
“Itu penting jangan hanya mau melakukan penambangan saja tapu tidak mau perhatikan lingkungan” pungkasnya. (AI)
















