Paraparatv.id | Jayapura | Kelangkaan BBM jenis solar di Kota Jayapura dan sekitarnya sudah mulai meresahkan para pengguna jalan.
Bagaimana tidak, dalam beberapa minggu terakhir sejak BBM jenis solar itu langka, antrian truk di SPBU APO ‘mengular’ bahkan panjangnya antrean itu hingga ke depan Kantor Gubernur Papua, Jl. Soasiu, Dok II.
Angga warga Dok IV, Jayapura Utara menuturkan antrean panjang ini sudah cukup mengganggu pengguna jalan.
“Apalagi kalau pagi, itu panjang sekali antriannya, bahkan bahkan sering macet” ungkapnya, Selasa (28/06).
Bahkan kata dia akibat panjangnya antrea itu sudah beberapa kali ada warga yang mengalami kecelakaan.
“Iya, memang jalan depan kantor gubernur itu luas tapi kalau truk parkir disitu kan menganggu pengguna jalan kak, berapa kali itu ada yang jatuh dari motor karena antrean itu” singkatnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Tiara yang juga merupakan warga Kota Jayapura.
Dia menuturkan dengan adanya antrian panjang truk di sekitaran Kantor Gubernur Papua itu cukup mengganggu pemandangan.
Menurutnya, Kupang Dok 2 yang seharusnya dijadikan tempat rekreasi bukan menjadi tempat tontonan truk mengantri solar.
“Antrian truk merusak keindahan kota dan menganggu aktivitas jualan di sepanjang Kupang, jadi orang lihat kurang rapih,” katanya sambil mengeluh.
Dijelaskannya, biasanya antrian solar hanya sampai sebatas jalan keluar komplek ruko atau portal ruko Dok 2 yang berada di jalan Pasifik Permai, Kota Jayapura.
Ia berharap pemerintah terkhususnya Pertamina dapat segera merespon hal ini. Karena antrian solar di kota Jayapura tidak pernah separah ini. (KW/AI)
















