Akhirnya Pemalangan Jalan Di Borai Di Buka

Pemalangan akhirnya dibuka oleh warga dan pihak kepolisian Yapen (Herman)
banner 120x600

Paraparatv.id I Yapen I Aksi Pemalangan jalan trans Yapen di Kampung Waniwon Distrik Yawakukat yang sempat menyebabkan terhentinya akses lalulintas baik dari kota serui menuju ke  Distrik Yapen Timur maupun Distrik Pantura dan beberapa Kampung lainnya maupun jalur sebaliknya akhirnya di buka setelah aparat keamanan Polres Kepulauan Yapen juga dari anggota Polsek Angkaisera menemui warga secara langsung.

Pemalangan jalan tersebut di lakukan oleh warga maupun dari keluarga korban penganiayaan hingga mengakibankan korban meninggal dunia yang terjadi beberapa waktu lalu di Kampung Waniwon.

Wakapolres Yapen Kompol Hardi mewakili Kapolres Yapen AKBP Ferdyan Indra Fahmi bersama beberapa Pejabat Utama di jajaran Polres Kepulauan Yapen juga sempat menghadiri prosesi pemakaman almarhum sebagai bentuk belasungkawa.

Kompol Hardi dalam arahannya kepada warga di rumah duka menyampaikan pihak Kepolisian turut berduka cita atas insiden yang terjadi semoga keluarga dan sahabat yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan serta berterimakasih kepada keluar korban karena dalam insiden tersebut tidak ada timbul korban jiwa dan materi walaupun sempat melakukan pemalangan jalan.

“Kami harap setelah kejadian ini tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat menimbulkan korban jiwa dan materi serta mengganggu ketentraman umum,” tandas Wakapolres Yapen.

Ia juga meminta agar dapat bersama-sama membuka palang ini sebagai bentuk kerjasama yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat dan menegaskan akan melakukan proses hukum kepada pelaku.

“Serahkan persoalan ini kepada kami dan akan di lakukan proses hukum sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia,”lanjutnya.

Kepala Kampung Borai mewakili keluarga korban berterima kasi kepada pihak kepolisian, Babinkamtibmas, Babinsa  yang turut hadir dalam ibadah pemakaman tersebut serta akan bersama-sama dengan  kepolisian untuk turut serta dalam pembukaan palang.

“Pihak keluar korban sepakat untuk tidak melakukan tindakan atau hal-hal yang tidak diinginkan dan kepada pihak kepolisian untuk dapat menyelesaikan kasus ini sampai kepada pengadilan agar para pelaku dapat dihukum sesuai hukum yang berlaku di NKRI,” singkatnya.

Setelah melakukan pertemuan, akhirya warga bersama aparat keamanan bersama-sama membuka pemalangan jalan dan aktivitas lalulintas kembali berjalan dengan lancar.

Pelaku sendiri sudah di amankan ke tahanan Polres Yapen guna mempertanggung jawabkan perbuatannya serta dari aksi pemalangan tersebut terjadi pula tindakan penganiayaan kepada dua wartawan MNC Group yang menjadi sasaran amukan massa.(HB/SRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *