Tingkatkan IKPA KPPN Serui Gelar FGD Tahun 2022 dan Penganugerahan KPPN Serui Award

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Papua Burhani bersama Kepala KPPN Serui Noegroho saat melakukan sesi foto kepada beberapa satuan kerja yang menerima penghargaan (HB)
banner 120x600

Paraparatv.id | Yapen | Dalam rangka peningkatan nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Serui mengadakan Focus Group Discussion Reformulasi  IKPA  menggelar focus group discussion reformulasi IKPA dan penganugerahan KPPN Serui Award 2021. bertempat di Aula KPPN Serui. Jumat (25/3/2022).

Kegiatan ini ikut dihadiri Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua Burhani A. S dan para Satuan Kerja (Satker) maupun Kuasa Pengguna Anggaran dari Kabupaten Kepulauan Yapen juga dari Kabupaten Waropen.

Dalam laporannya Kepala KPPN Serui Noegroho mengatakan bahwa, dari pagu dana pada tahun anggaran 2021 sebesar total 557 milyar lebih, teralisasi sebesar 543 milyar lebih atau sebesar 97.47%. Penyerapan anggaran tersebut meliputi gabungan belanja 32 satker kementerian/ lembaga yang ada di Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten Waropen serta penyerapan DAK Fisik dan Dana Desanya.

“Apabila dipisahkan maka untuk Penyerapan DAK Fisik dan Dana Desa dari pagu 398 milyar lebih terealisasi 393 milyar lebih (98,82%). Hal ini menunjukan penyerapan anggaran tahun 2021 di Kabupaten Kepulauan yapen dan Kabupaten Waropen telah berjalan baik dengan realisasi yang tinggi,” jelas Noegroho.

Noegroho mengatakan indikator kinerja pelaksanaan anggaran (IKPA) pada tahun 2021 yang perlu mendapat pembenahan yaitu Deviasi Hal III DIPA, Kesalahan SPM, Pengelolaan Uang Persediaan / Tambahan Uang Persediaan, Penyelesaian Tagihan, dan Capaian Output yang belum maksimal. Indikator tersebut telah dievaluasi , diberikan solusi cara memperbaikinya sehingga mendapat pembenahan dari satker.

Lanjutnya Untuk Progres pelaksanaan Anggran sampai dengan tanggal 24 Maret tahun anggaran 2022 dari pagu dana 713 milyar lebih, baru terealisasi 40 milyar lebih atau sekitar 5,67% Khusus untuk DAK Fisik, Dana Desa dan BOS dari pagu 497 milyar lebih terealisasi 9.4 milyar lebih (1,89%).

“Penyerapan anggaran masih rendah sehingga kita dorong dengan menyelenggarakan kegiat Rapat Koordinasi Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa pada tanggal 24 Maret 2022 dan Focus Group Discussion Reformulasi Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran pada hari ini tanggal 25 Maret 2022. Harapannya dalam 3 hari ke depan bisa terjadi kenaikan penyerapan anggaran,” sebutnya.

Menurutnya KPPN Serui bersama dengan Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua telah merespons masalah-masalah berkaitan penyaluran DAK Fisik Dana Desa sudah diberikan solusi sehingga tinggal dieksekusi untuk penyalurannya.

Pada kegiatan rapat koordinasi penyaluran DAK Fisik dan Dana desa juga dilakukan pembekalan aspek hukum oleh Kejaksaan Negeri Kepulauan Yapen dengan harapan agar apabila terdapat permasalahan DAK Fisik dan Dana Desa yang berkaitan dengan aspek hukum, bisa didampingi oleh kejaksaan sejak dari awal supaya tidak terjadi kerugian Negara.

Terkait Penyaluran Dana BOS Pada tahun anggaran 2022 terdapat perubahan KPPN terhadap Pembayaran Dana BOS, yang sebelumnya dilakukan oleh KPPN Jayapura, maka pada tahun 2022 untuk Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kab Waropen dilaksanakan penyalurannya oleh KPPN Serui.

Kemudian telah disalurkan BOS tahap I ke kabupaten Kep. Yapen dan Kab Waropen dengan rincian, Kabupaten Kepulauan Yapen untuk 118 sekolah dengan jumlah siswa 14.290 sebesar 6 milyar lebih.

Untuk Kabupaten Waropen sebesar 3,3 milyar lebih untuk 67 sekolah dengan jumlah siswa 6208. Pada tahun 2022, setiap siswa jenjang SD/MI mendapat Rp930.000, Rp1.130.000 per siswa jenjang SMP/MTs, dan Rp1.540.000 setiap siswa jenjang SMA/MA

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua Burhani .A.S mengemukakan pemberian penghargaan kepada satker-satker terbaik dilingkup KPPN Serui juga dilingkup Kanwil yang bersaing dengan 600 lebih satker terdapat terbaik ke-5 dan ke-3 terkait IKPA dan penyerapan anggaran.

“Kegiatan hari ini betul-betul mengedukasi satker ,menyampaikan ketentuan-ketentuan terbaru terkait dengan indikator kinerja pelaksanaan anggaran yang tahun ini sudah mengalami reformulasi dari 13 indikator menjadi 8 indikator dan 4 aspek menjadi 3 aspek pelaksanaan anggarannya sendiri dan hasil pelaksanaanya,“ terang Burhani.

Diharapkan pula dari 8 indikator, pengisian capaian out put dimana setiap rupiah yang disediakan oleh negara harus jelas out putnya apa dan untuk tahu out putnya apa yaitu satkernya mengisi capaian out putnya yang harus dimulai triwulan-triwulan awal sampai diakhir tahun, sehingga kelihatan kinerja satkernya apakah out put yang direncanakan tercapai seluruhnya atau tidak karena hal itu menjadi penilaian terhadap kinerja satker dan ini penilaiannya cukup besar yakni 25 persen dari 100 persen.

Sementara Guna mengapresiasi kinerja satker dan pemerintah daerah atas pelaksanaan anggaran dan penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa tahun 2021 , maka KPPN Serui memberikan penghargaan dalam berbagai kategori yaitu:

Kategori Penilaian IKPA TA.2021:

1. Kemenag Kab. Kepulauan Yapen (423326)

2. Lapas Serui (407839)

3. Kemenag Kab. Kepulauan Yapen (423322)

4. Pengadilan Negeri Serui (400276)

5. UPP Waren (559569).

Kategori Penyampaian LPJ Bendahara dan Rekonsiliasi Laporan Keuangan:

1. Kemenag Kab. Kepulauan Yapen (423322)

2. UPP Serui (928789)

3. Kemenag Kab. Waropen (418875)

4. KPU Kab. Yapen.

Kategori Transaksi KKP Terbanyak:

1. Lapas Serui.

2. Pengadilan Negeri Serui.

Kategori Implementasi Marketplace Digipay:

1. UPP Serui.(HB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *