Balai Karantina Pertanian Kelas I Jayapura Gagalkan Penyelundupan Ayam Ilegal

Balai Karantina Pertanian kelas I Jayapura saat memeriksa bawaan salah satu TKBM
banner 120x600

Paraparatv.id | Jayapura | Balai Karantina Pertanian kelas I Jayapura berhasil menggagalkan penyelundupan ayam jenis filiphine sebanyak 2 ekor dari tangan 2 orang oknum TKBM di Pelabuhan Jayapura, Rabu (30/3).

Penemuan barang ilegal tersebut setelah Balai Karantina Pelabuhan Laut Jayapura melakukan pengawasan terhadap kapal KM Labobar yang masuk di pelabuhan jayapura.

Petugas mencurigai 2 oknum Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang membawa masing-masing 1 ekor ayam yang disembunyikan didalam tas noken dan diselimutkan kembali dengan pakaian.

Pemeriksaan secara cepat dan terukur terhadap sasaran dilakukan guna memastikan tas yang dicurigai sebagai media penyelundupan.

Alhasil pelaku terbukti dari dalam tas noken ditemukan ayam masing-masing 1 ekor pada tiap noken tanpa disertai dokumen karantina.

Dengan tegas Pihaknya langsung mengamankan kantong tersebut ke kantor Pelabuhan Laut Jayapura untuk dilakukan Tindakan Karantina.

Ayam berjenis Filipine sebanyak 2 ekor diketahui dikirim dari Bitung tanpa dokumen Karantina,

Menurut keterangan drh. Nyoman selaku pejabat karantina, ayam tersebut dititipkan kepada ABK Kapal Labobar dan ketika menurunkan dari KM Labobar pemilik ayam menyewa jasa TKBM untuk mengelabui pejabat karantina.

Sesuai dengan perda papua no.4 tahun 2006 yang melarang pemasukan unggas ke Papua. Karantina Pertanian Jayapura bersinergi penuh dengan pemerintah daerah dalam menangkal segala macam ancaman masuknya Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK).

Bergerak Cepat Karantina Pertanian Jayapura Berhasil Gagalkan Penyelundupan Ayam Filipine Asal Bitung

Sesuai dengan perda papua no.4 tahun 2006 yang melarang pemasukan unggas ke Papua. Karantina Pertanian Jayapura bersinergi penuh dengan pemerintah daerah dalam menangkal segala macam ancaman masuknya HPHK (Hama dan Penyakit Hewan Karantina).(GR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *