PB Peparnas Jawab Issu Tentang Kualitas Makanan

banner 120x600

Paraparatv id | Jayapura | Atas issu yang sempat beredar di ruang publik tentang adanya makanan basi untuk atlet dan official Peparnas XVII, mendapat jawaban dari Koordinator Bidang Konsumsi PB Peparnas XVI Papua, Anike Rawar.

“Kami tidak menemukan makanan basi di lapangan. Baik dari staf kami, LO dan kawan-kawan panitia lainnya di hotel-hotel,” ujar Anike sebagaimaan dilansir infopublik di Jayapura, Senin (8/11/21).

Ia mengakui kemungkinan sedikit terlambat kedatangan makanan di lokasi yang ditetapkan, namun lebih disebabkan oleh situasi tak terduga, terutama bila mobil pengantar terjebak kemacetan di jalan.

“Karena terkadang ada hambatan macet di jalan saat pengantaran konsumsi,” imbuhnya.

Dijelaskan, Tim Konsumsi PB Peparnas menyediakan makanan lima kali sehari bagi perangkat atlet, ofisial dan perangkat pendukung Peparnas Papua.

Bagian konsumsi sudah menyusun jadwal menu makanan sejak pagi hari, di mana diinfokan sarapan di hotel atau penginapan kontingen masing-masing.

Baru pada pukul 09.00-10.00 WIT, tim konsumsi PB Peparnas mengirim snack, lalu setelah itu pukul 12.00 WIT makan siang, pukul 15.00 WIT kembali menyediakan penganan kecil, terakhir pukul 20.00 WIT untuk makan malam.

Menurut dia, meski pihaknya selalu berusaha tepat waktu menyediakan hingga mengantar seluruh paket makanan tepat waktu, namun situasi lalu lintas di Kota dan Kabupaten Jayapura yang tidak bisa diprediksi terkadang membuat proses pengiriman sedikit memakan waktu.

Untuk itu mengingat pihaknya harus mengantar ke puluhan hotel-hotel dan venue yang tersebar di banyak tempat, maka sebaiknya para atlet paralimpik dan ofisial segera menyantap konsumsi dari panitia Peparnas ini.

Anike Rawar pun memastikan makanan bagi kontingen Peparnas Papua ini sudah dicek oleh para ahli gizi dan petugas Balai POM di dapur Tim Konsumsi Peparnas.

Untuk kebutuhan konsumsi selama Peparnas XVI Papua 2021 ini, pihak PB Peparnas menyediakan dua dapur umum yang berada di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Dapur ini memasok konsumsi untuk 12 lokasi cabor yang berada di dua klaster tersebut.(nr/redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *