Air Kemasan Namwani dan Robongholo akan hadir dalam Pesta PON XX Papua

0
104
Direktur Utama PDAM Jayapura, Entis Sutisna. Saat ditemui Tim Paraparatv.id di ruang kerjanya. Jumat, 27 Agustus 2021.

Paraparatv.id | Jayapura | Air Mineral Dalam Kemasan (AMDK) produk lokal khas Kota dan Kabupaten Jayapura siap meramaikan pasaran air minum pada Pekan Olah raga Nasional ke-20 (PON XX) yang akan terlaksana September dan Oktober mendatang.

Air minum merupakan kebutuhan utama bagi manusia. Proses mendapatkan jaminan air minum bermutu kini telah mampu disediakan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura.

PDAM Jayapura sebagai wujud diversifikasi usahanya, telah mengantongi izin atau sertifikasi produksi air mineral dalam kemasan (AMDK). Sertififaksi yang diperoleh PDAM Jayapura yakni standar nasional Indonesia (SNI), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Pemeriksa obat dan makanan (BPOM).

Badan usaha milik daerah ini sedianya telah memproduksi air mineral dalam kemasan produk lokal kota dan kabupaten Jayapura jelang Pekan Olahraga Nasional ke-20 dan Pekan Paralimpik Nasional ke-16 Papua.

Air mineral dalam kemasan milik Kabupaten Jayapura diberi nama Robongholo sementara di kota Jayapura diberi nama Nanwani.

Sebelumnya, momen 100 hari Hitung mundur PON XX versi Kota Jayapura ditandai dengan launching air mineral dalam kemasan Nanwani dan beberapa buah tangan yang telah disediakan Sub klaster penyelenggara PON XX Kota Jayapura untuk para atlit PON XX Papua.

Target Produksi AMDK Nanwani dan Robongholo di tahun 2021 ini diharapkan mampu menyumbang profit Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga 3,5 miliar rupiah.

“Dalam kurun waktu dua tahun terakhir (2019 dan 2020) PDAM mampu untuk mendapatkan laba. Pada tahun 2019 itu sebesar 2 miliar, dan tahun 2020 kami meningkat jadi 2,5 miliar.” Kata Direktur Utama PDAM Jayapura, Entis Sutisna. Jumat (27/8).

Entis Sutisna menjelaskan sebagai perusahaan milik daerah yang mampu menunjukan profitabilitas dalam kurun waktu 2 tahun terakhir, pihaknya pun telah berkontribusi kepada pemerintah daerah pada tahun 2021 ini yaitu senilai 700 juta rupiah.

Pemerintah Kabupaten Jayapura sebagai pemegang saham mayoritas, pada tahun 2021 menerima kontribusi PDAM Jayapura senilai 500 juta rupiah. Sementara, Pemerintah Kota Jayapura menerima kontribusi PDAM Jayapura senilai 200 juta rupiah. (AY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here