Papua Belum Miliki Alat Deteksi Covid 19 Varian Delta

0
168
dr. Silwanus Sumule (istimewa)

Paraparatv.id | Jayapura | Keterbatasan alat pendeteksi varian delta (B1617) Covid-19 di Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Papua menjadikan penanganan pandemik Covid-19 menemui tantangan tersendiri.

Ada dua alasan yang menjadikan sulitnya mendeteksi varian Delta di Papua menurut penjelasan oleh dokter Silwanus Sumule, juru bicara Satgas Covid-19 Papua.

“Adanya virus delta tidak bisa hanya dilihat dengan gejala. Yang ke-dua, untuk menentukan seseorang terkena varian Delta hanya satu cara yang dilakukan yaitu dengan tes P-C-R.” Ungkap dokter Sumule kepada tim paraparatv.id. Sabtu 26 Juni 2021.

Dengan demikian, dokter Sumule menyatakan bahwa di Papua belum dapat memastikan kebenaran adanya pasien yang terpapar varian Delta.

“Persoalannya kita di Papua belum mempunyai alat untuk mendeteksi varian Delta tersebut.”

Sumule menerangkan bahwa bila alat untuk mendeteksi kasus varian Delta telah ada, pasien yang terpapar varian Delta dapat diperiksa di rumah sakit setempat (RS. Dok 2, Kota Jayapura)

“Kalau misalnya alat itu kita punya di rumah sakit Dok dua kami bisa mengerjakan.”

Beredar kabar atas varian Delta yang telah masuk di Papua, Sumule hanya dapat menjelaskan kemampuan penanganan oleh satgas Covid-19 Papua yaitu dengan mengirim tes sampel dengan metode P-C-R ke pulau Jawa yang telah memiliki alat pendeteksi varian Delta. (AY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here