Kumpulan Desainer Interior ini Rakerda di Tengah Sawah?

0
218
Suasana Rakerda HDII Papua di Koya Timur, Minggu (9/1/2021). Foto: ith

Paraparatv.id | Jayapura | Sebuah inspirasi bagi yang lainnya, Himpunan Desain Interior Indonesia (HDDI) Papua menggelar Rapat Kerja Daerah (rakerda) di tengah sawah. Rakerda di tengah sawah ini beralasan untuk mencari suasana baru dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Suasana kehijauan di hiasai dengan suara gemercik air kolam dan kicauan burung, menjadi warna tersendiri bagi anggota rapat yang hadir dalam rakerda tersebut. Marzuki salah satu peserta rapat mengatakan persiapan hingga kegiatan di mulai semuanya serba seadanya.

“Lauk pauk dalam kegiatan semua dari hasil bumi di lahan yang dijadikan tempat rapat. Mulai dari jagung, ikan mujair, sayur kacang panjang, kangkung dan lainnya. Intinya ini juga memupuk kebersamaan di tengah pandemic COVID-19, dengan tetap menjaga protocol kesehatan,” kata Marzuki, Minggu (9/1/2021).

Sementara itu Bernard Harianja selaku Ketua HDII cabang Papua pihaknya telah di kukuhkan melalui surat keputusan No: 052/KUM/SK/HDII/X/2020 tentang pengukuhan pengurus HDII cabang Papua periode 2020-2023.

“Program prioritas jangka pendek kami Tahun 2021 ini adalah akan melakukan Sosialisasi terintegrasi menyangkut Eksistensi,” kata Bernard.

Sementara program kerja prioritas HDII Papua, lanjutnya ke beberapa stake holder pembangunan yang ada di Tanah Papua dan berkolaborasi aktif bersama Asosiasi Profesi, Asosiasi Badan Usaha, Produsen Material.

“Juga kolaborasi dengan pihak swasta yang intrest dalam menata Interior bangunan, disain produk dan penataan kawasan Pariwisata berkearifan lokal yang ada di Tanah Papua,” kata Bernard.

Soal kenapa dilakukan Rakerda HDII perdana di Tanah Papua, dikatakan Bernard, ini adalah satu hal yang dapat menumbuhkan rasa peduli mereka terhadap hasil bumi di Tanah Papua. Pihaknya sengaja membuat di tengah sawah, selain mengurangi biaya sewa gedung dan lainnya, pihaknya dapat lebih dekat bersama petani yang ada di sekitaran tempat kegiatan.

“Kami sengaja gelar di tengah-tengah sawah, agar terkonsentrasi dalam membahas program-program yang kami rapatkan. Juga sekaligus menjadi sebuah rekreasi kami bersama keluarga yang juga kami bawa bersama,” dikatakan Bernard.

Rapat Kerja perdana bagi HDII ini menjadi pemandangan tersendiri bagi petani di lokasi kegiatan, dimana deretan mobil-mobil mewah di sepanjang jalur pematang sawah. Tak hanya itu, peserta juga di suguhkan dengan pemancangan aktifitas petani serta persawahan yang jarang di temui di rapat-rapat kerja di perkotaan. (ITH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here