Diduga Bocah Umur 6 Tahun Di Intan Jaya Alami Gejala Covid 19

0
131
BUPATI INTAN JAYA NATALIS TABUNI

Paraparatv.id | Jayapura  | Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni, SS.,M.Si, mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari Intan Jaya, bahwa ada satu keluarga  asal Makassar, mereka datang dengan menggunakan KM Dorolonda dari Pelabuhan Nabire dua hari yang lalu, kemudian satu keluarga tersebut naik pesawat dari Nabire ke Intan Jaya.

Dikatakan Bupati  satu keluarga yang terdiri ayah ibu dan satu orang anak yang masih berusia 6 tahun, Anak laki-laki yang berusia 6 Tahun tersebut di duga terindikasi mengalami gejala Covid 19 dan saat ini sedang dalam penanganan medis, sementara ke dua orang tuanya sehat dan hanya dirumah saja. Meski demikian ke dua orang tuanya tetap dalam pemantauan medis.

“Rencana tim medis akan rujuk pasien tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah Nabire dari intan jaya, dan mobil ambulans sudah siap menjemput dari Nabire, namun tidak jadi karena petugas belum siap kirim, saya harapkan besok hari (kemarin-red) pasien sudah dikirim, saya perintahkan langsung kepala rumah sakit naik ke Intan Jaya ambil pasien ini dengan pengawasan ketat untuk dirujuk ke Nabire,’’katanya, kepada Wartawan baru-baru ini.

Dijelaskan, melalui adanya kasus ini, Bupati Intan Jaya mengimbau kepada warga Kabupaten Intan Jaya untuk tidak perlu panik, namun tetap waspada dan tetap berperilaku hidup bersih dan sehat, rajin mencuci tangan pake sabun,dan juga tidak boleh keluar rumah,sesuai dengan intruksi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Dirinya menambahkan jika memang ada yang mengalami sakit agar segera memeriksakan diri ke petugas medis.

Ia juga menghimbau agar  warga tidak boleh keluar dari Intan Jaya untuk sementara waktu, hindari salaman untuk saat ini, lakukan ibadah sementara waktu di rumah dulu dan ikuti petunjuk tim gugus tugas pencegah Covid-19 yang telah dibentuk didalamnya ada para tenag medis dan lainnya.

Sementara itu, untuk pelaksanaan UN tingkat SD, SMP, SMA di intan jaya sementara waktu ditunda, sambil menunggu instruksi dari pemerintah pusat. **(Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here